Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-498 Kota Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Sekretariat ASEAN menggelar ASEAN Fest 2025 pada 23–25 Mei 2025 di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Mengusung semangat kolaborasi dan keberagaman, festival ini menjadi ruang interaksi budaya dan diplomasi publik yang memperkuat citra Jakarta sebagai “Rumah bagi ASEAN”.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh negara anggota ASEAN dan Timor-Leste sebagai peserta, yang menampilkan kekayaan budaya, kuliner, dan kerajinan tangan khas masing-masing negara. Sejumlah lembaga seperti ASEAN Secretariat, ASEAN Institute for Peace and Reconciliation (AIPR), serta ASEAN Women’s Circle of Jakarta turut berpartisipasi aktif dalam pameran dan kegiatan publik.
Selain menampilkan keragaman budaya, ASEAN Fest juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk mengenal ASEAN lebih dekat. Paviliun Indonesia menghadirkan bahan ajar ASEAN untuk pelajar, publikasi tentang keketuaan Indonesia di ASEAN 2023, serta kuis interaktif dan pembagian merchandise. Pengunjung juga diajak untuk mengikuti akun resmi media sosial ASEAN-Indonesia (@asean_ri) guna memperkuat jangkauan komunikasi publik ASEAN di tanah air.
Salah satu agenda utama adalah pameran foto “Perjalanan dan Pencapaian ASEAN: Dari 1967 hingga Kini”, yang menampilkan dokumentasi perjalanan sejarah ASEAN selama lebih dari lima dekade. Acara ini juga diisi dengan talk show bertajuk “Ngobras ASEAN: Ngobrol Asyik Masa Depan Anak Muda ASEAN”, menghadirkan perwakilan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga, ASEAN Foundation, Good News from Indonesia, dan Indonesia Economic Forum. Diskusi ini menyoroti peran strategis pemuda dalam membangun masa depan ASEAN yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan.
Bersamaan dengan ASEAN Fest, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan revitalisasi kawasan Blok M dengan nama baru “Blok M Hub”, sebagai simbol transformasi Jakarta menuju kota kreatif dan berkelanjutan. Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa Blok M Hub akan menjadi pusat interaksi budaya ASEAN sekaligus ruang publik yang ramah bagi masyarakat dan pejalan kaki.
“Blok M diharapkan menjadi wajah baru Jakarta yang mencerminkan semangat kota global, menampilkan kekayaan budaya dan produk unggulan dari negara-negara ASEAN,” ujar Gubernur Pramono Anung.
Proyek revitalisasi tahap awal meliputi perbaikan fasad terminal, penataan plaza, dan renovasi koridor pusat perbelanjaan, dengan dukungan dari PT MRT Jakarta (Perseroda) dan sponsor sektor swasta. Tahap selanjutnya akan mencakup pembangunan skybridge penghubung stasiun MRT Blok M BCA, ruang terbuka hijau, rubanah multifungsi, dan terminal terintegrasi.
Lebih jauh, Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan cetak biru kawasan ASEAN Headquarters, yang mencakup Blok M hingga Kebayoran Baru, sebagai kawasan hijau yang ramah diplomat dan dilengkapi fasilitas konvensi internasional. Langkah ini mencerminkan komitmen Jakarta memperkuat perannya sebagai pusat diplomasi kawasan Asia Tenggara.
Kehadiran para delegasi dari negara anggota ASEAN dalam ASEAN Fest 2025 disambut antusias oleh masyarakat. Para perwakilan negara menyampaikan apresiasi terhadap keramahan warga Jakarta dan melihat inisiatif ini sebagai upaya strategis untuk memperkuat diplomasi masyarakat (people-to-people diplomacy) di kawasan.
Melalui ASEAN Fest 2025, Jakarta menunjukkan dirinya sebagai kota yang terbuka, dinamis, dan inklusif — di mana diplomasi, budaya, dan kehidupan sosial berjalan beriringan. Festival ini tidak hanya mempererat hubungan antarnegara ASEAN, tetapi juga menghadirkan ASEAN lebih dekat kepada warganya, mewujudkan visi “ASEAN: One Identity, One Community.”
Sumber: Kementerian Luar Negeri / Sekretariat Nasional ASEAN