Skip to main content
June 12, 2025 139 kali

Dialog Kebijakan Regional ASEAN TVET Bahas Penguatan Keterampilan untuk Pembangunan Inklusif di Wilayah Pedesaan dan Regional

ASEAN Technical and Vocational Education and Training (TVET) Council sukses menyelenggarakan Dialog Kebijakan Regional ke-4 bertajuk “TVET for Rural and Regional Advancement” pada 11–12 Juni 2025 di Melaka, Malaysia.

Kegiatan ini mempertemukan sekitar 220 peserta secara luring dan daring dari berbagai negara anggota ASEAN serta organisasi mitra, yang terdiri dari perwakilan kementerian tenaga kerja, pendidikan, dan perencanaan ekonomi, lembaga pendidikan vokasi (TVET), pelaku industri, serta mitra pembangunan internasional.

Dialog ini diselenggarakan oleh Kementerian Pembangunan Daerah dan Wilayah Malaysia, dengan dukungan dari Sekretariat ASEAN, Aus4ASEAN Digital Transformation and Future Skills Initiative yang didanai oleh Pemerintah Australia, serta RECOTwin yang didanai oleh Pemerintah Jerman.

Sebagai forum kebijakan tingkat kawasan, dialog ini menjadi wadah bagi para pemangku kepentingan untuk berbagi strategi dan praktik terbaik dalam memanfaatkan pendidikan dan pelatihan vokasi sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, khususnya di wilayah pedesaan dan regional ASEAN.

Pembahasan utama berfokus pada sejumlah topik strategis, antara lain perluasan akses terhadap TVET, pengembangan technopreneurship, peningkatan keterampilan hijau dan digital, serta penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan sektor bernilai tinggi dan berpotensi tumbuh cepat.

Dialog ini menghasilkan berbagai rekomendasi dan langkah tindak lanjut yang bertujuan untuk memperkuat upaya kolektif ASEAN dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja, produktivitas, serta ketahanan sosial-ekonomi kawasan melalui pengembangan keterampilan yang relevan dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Pada kesempatan yang sama, juga diluncurkan Laporan Studi tentang Model Keterlibatan Dunia Usaha dalam Peningkatan dan Pemutakhiran Keterampilan Tenaga Kerja ASEAN (Study Report on the Promotion of Business Engagement Models for Upskilling and Reskilling of the ASEAN Workforce) pada 12 Juni 2025.

Laporan tersebut dikoordinasikan oleh Sekretariat ASEAN di bawah arahan ASEAN Senior Labour Officials Meeting (SLOM) dan didukung oleh Aus4ASEAN Digital Transformation and Future Skills Initiative. Studi ini mengulas bagaimana pelaku usaha di ASEAN beradaptasi terhadap perubahan pesat teknologi, transformasi industri 4.0, dan ekonomi hijau melalui investasi dalam peningkatan (upskilling) dan pemutakhiran (reskilling) kompetensi tenaga kerja.

Temuan studi juga menekankan pentingnya pelatihan yang inklusif serta sinergi yang lebih erat antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga TVET, guna memastikan kesiapan tenaga kerja ASEAN dalam menghadapi tantangan dan peluang ekonomi masa depan.

Melalui kegiatan ini, ASEAN menegaskan kembali komitmennya untuk menjadikan TVET sebagai fondasi utama dalam mendorong pembangunan inklusif, meningkatkan kapasitas tenaga kerja, dan memperkuat ketahanan ekonomi kawasan

Sumber: asean.org

Share this article: