Skip to main content
May 27, 2025 195 kali

KTT ke-16 IMT-GT

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-16 Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) resmi digelar pada 27 Mei 2025 di Kuala Lumpur City Center (KLCC), Malaysia. Pertemuan ini mempertemukan Menko Perekonomian Indonesia Airlangga Hartarto sebagai Head of Delegates, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, serta Perdana Menteri Thailand Paetongtarn Shinawatra. Hadir pula Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn dan Presiden Asian Development Bank (ADB) Masato Kanda sebagai mitra pembangunan kawasan.

Para pemimpin negara menyoroti perkembangan positif kerja sama subkawasan. Perdagangan intra-IMT-GT meningkat signifikan dari USD367,9 miliar pada 2019 menjadi USD659,7 miliar pada 2023, sementara investasi langsung melonjak lebih dari dua kali lipat hingga mencapai USD48,1 miliar. Sektor pariwisata juga menunjukkan pemulihan yang kuat dengan 59,1 juta wisatawan internasional pada 2024, melampaui masa pra-pandemi. Capaian tersebut menunjukkan IMT-GT sebagai kawasan yang dinamis, kaya sumber daya, dan memiliki posisi strategis di Asia Tenggara.

Dalam forum ini, negara anggota juga menandatangani Framework of Cooperation (FoC) in Custom, Immigration, and Quarantine (CIQ) guna mempermudah pergerakan barang dan orang lintas perbatasan. Penyederhanaan prosedur CIQ diharapkan meningkatkan arus perdagangan dan mobilitas masyarakat. Dukungan teknis serta pendanaan dari Asian Development Bank (ADB) akan memperkuat pelaksanaan inisiatif ini.

Selain itu, Indonesia menekankan pentingnya percepatan proyek-proyek prioritas IMT-GT, termasuk jalur pelayaran Ro-Ro lintas negara, serta peningkatan rantai nilai produksi agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Menko Airlangga juga mengajukan tiga agenda utama sebagai arah penguatan kerja sama, yaitu: memperluas konektivitas kawasan; mengembangkan agribisnis yang berkelanjutan; dan mendorong kolaborasi berbasis masyarakat (people-driven collaboration).

KTT ini menegaskan keseriusan Indonesia, Malaysia, dan Thailand untuk terus menjadikan IMT-GT sebagai motor pertumbuhan ekonomi regional yang adaptif, inklusif, dan berdaya saing. Melalui komitmen bersama ini, ketiga negara sepakat memperkuat IMT-GT sebagai kawasan subregional yang terintegrasi secara ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

Sumber: Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia

Share this article: