Skip to main content
July 11, 2025 278 kali

Pertemuan Tingkat Menteri ke-15 East Asia Summit (EAS)

Pertemuan Tingkat Menteri ke-15 East Asia Summit (EAS) digelar pada 11 Juli 2025 di Kuala Lumpur Convention Centre, Malaysia. Forum strategis ini mempertemukan ASEAN dengan delapan mitra utama, termasuk Amerika Serikat, Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, India, Australia, Rusia, dan Selandia Baru, guna membahas tantangan keamanan, politik, dan ekonomi kawasan.

Delegasi Indonesia dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Sugiono, yang menekankan bahwa tahun 2025 menandai dua dekade berdirinya EAS sebagai forum strategis di kawasan Indo-Pasifik. Dalam pernyataannya, Menlu Sugiono mengajak seluruh negara anggota untuk memperkuat komitmen membangun kawasan yang damai, terbuka, dan inklusif.

Dalam diskusi, isu penghormatan terhadap hukum internasional dan penolakan proteksionisme perdagangan menjadi sorotan utama. Para menteri sepakat bahwa keterbukaan ekonomi dan kepatuhan terhadap aturan internasional sangat penting demi menjaga stabilitas dan mendorong kemakmuran kawasan.

Isu kemanusiaan di Palestina turut menjadi fokus pembahasan. Menlu Sugiono menyampaikan keprihatinan mendalam atas serangan Israel yang menewaskan Marwan Al Sultan, Direktur Rumah Sakit Indonesia di Gaza, beserta keluarganya. “Tidak ada pembenaran, sama sekali tidak ada, menyerang tenaga medis dan fasilitas kemanusiaan. Perdamaian yang adil dan langgeng harus didasarkan pada terwujudnya solusi dua negara (two-state solution),” tegas Menlu Sugiono.

Pertemuan ini menegaskan kembali posisi EAS sebagai forum strategis lintas kawasan yang tidak hanya membahas isu ekonomi, tetapi juga memberikan suara moral atas isu kemanusiaan global. Pertemuan Menteri ke-15 EAS ini menjadi momentum penting untuk memperkuat solidaritas regional di tengah meningkatnya rivalitas geopolitik dan krisis global.

Sumber: Kementerian Luar Negeri / Sekretariat Nasional ASEAN

Share this article: